Wlcome To My Blog

Selamat datang di blog saya..!! 

Saya berharap Anda semua bisa belajar sesuatu dari Blog ini..!! Dan sudah pasti, saya pun ingin dapat belajar dari Anda, melalui "komentar-komentar" Anda..!! Sehingga melalui Blog ini kita semua bisa saling melengkapi, saling bertukar informasi, dan hal-hal lain yang berguna di dalam mejalani kehidupan ini..!!

New Message

Senin, 21 Februari 2011

Aku Lebih Dari Itu

Hari ini saya belajar sesuatu dari kasih seorang ayah kepada anaknya..

Di saat hujan mulai turun dengan derasnya,, orang2 berhamburan u mencari tempat berteduh.. [karena mereka tidak membawa payung] Di saat itulah seorang ayah dan anaknya yg kira2 berumur 3/4 tahunan turun dari sebuah kendaraan umum.. Lalu karena hujan turun dengan deras,, si ayah langsung membuka kemeja lengan pendeknya yg sedang di pakainya,, hingga yg tersisa adalah kaos tanpa lengan bergambarkan tim NBA.. Lalu si ayah menudungi anaknya dengan kemeja tersebut,, sambil menggendong anaknya ia berlari menuju tempat yg di tujunya.. Wajah anaknya sangat lucu,, penuh dengan 'ketenangan' dalam gendongan ayahnya,, yg berlari menembus hujan yg deras.. Di saat itulah dalam hati sy 'mendengar' "jika ayah yg sesederhana itu mampu menunjukan kasih dan perlindungannya kepada anaknya,, terlebih lagi Aku Bapa mu yg tidak akan pernah meninggalkan & membiarkan km anak2-Ku.."

Dia adalah Bapa yg sempurna bagi qt semua.. Alamilah hidup dalam penyertaannya senantiasa..

21-02-2011

Senin, 19 Juli 2010

"Mustahil Untuk Dapat Melupakan Tanpa Mengarahkan Diri Kepada Apa Yang Ada Di Depan"

Melupakan memang gampang2 susah,, semuanya sangat bergantung pada masing2 pribadi dalam menyikapinya.. Ada pribadi yg mudah u melupakan [tidak mengalami kesulitan yg berarti],, ada juga pribadi yg mengalami kesulitan u melupakan.. Entah itu melupakan pristiwa2 yg pernah di alami - ataupun melupakan seseorang..

Melupakan apapun juga akan menjadi sukar,, jika qt tidak mengarahkan diri qt pada tujuan2 baru,, ataupun pencapaian2 baru..

Itu sebabnya manual book kehidupan mengajarkan qt prinsip ini :
Tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,, [Filipi 3:13 B]

Jadi tetapkanlah pencapaian2 baru yg akan qt raih kelak,, tetapkan sasaran2 baru yg akan mengarahkan diri qt sepenuhnya u berfokus meraihnya,, sehingga melupakan tidaklah harus begitu menyusahkan qt..

Dalam sebuah pertandingan Sepak Bola,, gagal mencetak gol [padahal 95% seharusnya menjadi gol],, tidak berarti akhir dari segalanya.. Pemain2 dengan kualitas juara biasanya segera akan membangun strategi serangan yg lebih jitu,, sampai mereka mampu mencetak gol yg indah,, begitu juga seterusnya,, di sepanjang karier mereka,, mereka akan terus memproduksi gol2 yg indah.. Akan berbeda ceritanya jika mereka tertahan karena sulit melupakan tendangan atau sundulan yg 95% seharusnya mejadi gol..

Tidak semua kejadian2 dalam hidup itu membawa kebahagiaan,, tapi percayalah Tuhan 'merancangkan' yg terbaik bagi kehidupan qt,, yaitu hari depan yg penuh harapan..

Sabtu, 29 Mei 2010

Seniman Yang Agung


DR.Myles Munroe di dalam bukunya yang berjudul Kingdom Principles mengatakan demikian : Saat saya mempelajari seni di perguruan tinggi, salah satu konsep dasar yang saya pelajari adalah 'selalu melihat hasil akhir dahulu dan kemudian bekerja dari permulaan'. Dengan kata lain, seorang seniman yang baik melihat produk yang sudah selesai dalam pikirannya sebelum mulai melukis atau memahat atau menggambar. Itulah artinya mendapat gambar seutuhnya - 'melihat bentuk akhir dari permulaan dan menjaga bentuk akhir itu di sepanjang proses kreatif'. Hanya dengan demikian, seniman itu dapat memastikan bahwa produk akhir itu sesuai dengan visi atau rancangan aslinya.
Seseorang yang mengamati sepintas lalu fase tertentu dari proses itu seringkali tidak dapat memahaminya karena ia tidak memiliki gambar utuh dari produk akhir yang ada dalam pikiran seniman itu. Beberapa goresan kuas di sebuah kanvas mungkin tidak berarti apa-apa bagi seseorang yang mengamati seniman itu, tetapi seorang seniman yang baik akan mengetahui dengan tepat apa yang sedang ia kerjakan. Ia mengetahui kemana ia sedang pergi dan bagaimana untuk sampai kesana karena ia telah melihat hasil akhir dalam pikirannya. Ia melihat gambar seutuhnya itu. Itulah sebabnya Anda seharusnya tidak pernah menilai seorang seniman sementara ia sedang bekerja. Hanya dalam produk yang telah selesai visi dan maksudnya secara menyeluruh dapat dilihat. [Di Kutip Dari Buku Kingdom Principles]
Tuhan adalah penulis hidup qt, Dia menetapkan hari2 yang akan qt lalui sebelum semuanya itu ada. Dia tidak pernah gagal, & tidak ada yang mustahil bagiNya, Dia hebat dan perkasa. Kemurahan dan kasihnya tidak terbatas.. Tidak ada cara lain untuk mendapatkan kehidupan yang penuh dan maksimal selain dari menyerahkan kehidupan qt sepenuhnya kedalam pemerintahanNya sendiri. Itulah sebabnya Yesus Kristus berkata: "Bertobatlah sebab Kerajaan Allah sudah dekat." Dia menginginkan agar kehidupan qt di perintah olehNya di dalam KerajaanNya. Yesus Kristus tidak membawa dan menawarkan kepada qt semua u bergabung dengan Agama, sebab Yesus Kristus bukanlah pendiri Agama. Tapi KerajaanNya yg Ia bawa dan tawarkan kepada qt. Maukah Anda menerima tawaranNya? Masuk dalam KerajaanNya melalui pengampunanNya di atas kayu salib, kemudian memberi diri untuk di perintah olehNya sebagai Raja atas kehidupan qt, & hidup selamanya dalam KerajaaNya & memerintah bersamaNya. Mulai dari detik dimana qt menerimanya sampai selama-lamanya. KerajaanNya kuat & tidak tergoncangkan.

Senin, 08 Maret 2010

Batu Besar Dalam Hidup..


Ada seorang profesor yang mengajar managemen melakukan sebuah ilustrasi di depan para mahasiswanya. Ia meletakan sebuah bejana kaca dan kemudian ia mengambil batu2 dengan ukuran besar dan mulai memasukannya ke dalam bejana kaca tersebut. Lalu profesor itu bertanya kepada para mahasiswanya, "apakah bejana kaca ini sudah penuh dengan batu2 berukuran besar?" "Sudah" jawab para mahasiswanya. Kemudian profesor itu berkata, "lihat, saya punya batu2 yg ukurannya lebih kecil dan saya akan menuangkannya kedalam bejana kaca ini." Lalu batu2 kecil itu mulai mengisi rongga2 di antara batu2 besar yg ada di dalam bejana kaca tersebut. Kemudian profesor itu bertanya lagi kepada para mahasiswanya, "apakah bejana ini sudah lebih penuh lagi?" "Sudah" jawab para mahasiswanya. Berikutnya profesor tersebut mengambil sejumlah pasir dan ia mulai menuangkannya ke dalam bejana kaca tersebut, lalu pasir itu mulai mengisi rongga2 di antara batu2 yg ada di dalam bejana kaca tersebut. Lalu ia bertanya lagi kepada para mahasiswanya, "apakah bejana ini sudah penuh?" "Sudah" jawab para mahasiswanya. Kemudian profesor tersebut berkata, "lihat, saya mempunyai air dan saya akan menuangkannya juga kedalam bejana kaca ini." 
Setelah air itu masuk kedalam bejana kaca tersebut, profesor itu bertanya kepada para mahasiswanya, "pelajaran apakah yg bisa kalian ambil dari ilustrasi ini?" Seorang mahasiswa menjawab, "Sesibuk apapun juga, engkau selalu bisa mengisi sesuatu ke dalam jadual kesibukan mu." "Bagus", jawab profesor itu, "tapi itu bukan jawaban yg terbaik, pelajarannya adalah, bagaimana jika proses ini di balik urutannya." "Kita mulai dengan mengisi bejana ini dengan air, lalu pasir, dan kemudian batu2 dengan ukuran kecil, yg pasti tidak bisa masuk apalagi batu2 dengan ukuran yg lebih besar, sudah pasti tidak akan bisa masuk sama sekali kedalam bejana kaca tersebut."
"Pelajarannya adalah apa yg menjadi batu2 besar yg penting dalam kehidupan mu, yg harus ada dan masuk kedalam hidup mu atau jadual hidup mu." "Sebab jika engkau tidak memasukan batu2 yg besar lebih dahulu, maka hal2 yg kecil akan menguasai hidup mu."

Jika qt tidak mengidentifikasikan "batu2 besar" dalam kehidupan qt, maka semua yg kecil akan mengambil alih hidup qt, yaitu semua yg tidak penting.

Qt harus segera mengetahui / mengidentifikasikan apa yg menjadi batu2 besar yg penting dalam kehidupan qt. GBu.

Selasa, 22 Desember 2009

Forgiveness Or Revenge

FORGIVENESS [pengampunan/maaf] or REVENGE [pembalasan/dendam] Manakah yang Anda pilih?.. Di manakah sebenarnya Anda hidup saat ini - mengampuni atau mendendam?..


Ada orang yg berkeras untuk tidak memberikan pengampunan!! Alasannya adalah, "enak banget 'tu orang kalo saya maafkan - setelah apa yang di perbuatnya atas kehidupan saya.." Hari demi Hari, Minggu demi Minggu, Bulan demi Bulan, Tahun demi Tahun, di lewatinya dengan membawa kemarahan dan luka akibat dari tidak maunya memberikan pengampunan..!! Kebenciannya terus menguasai kehidupannya..


Banyak orang yg mengatakan, "Saya sudah memaafkannya.." Tapi setiap bertemu sebenarnya perasaan marah dan benci masih meliputi hati dan jiwanya..!! Selalu ada keinginan u membicarakan kejelekan/keburukan orang yg telah menyakitinya itu.. Sepertinya semua orang harus tahu betapa jahat dan bejatnya orang yg pernah menyakitinya itu.. Hari demi Hari, Minggu demi Minggu, Bulan demi Bulan, Tahun demi Tahun, di lewatinya dengan membawa kemarahan dan luka akibat dari tidak maunya memberikan pengampunan dengan TULUS dan SUNGGUH..!!


Kemanapun dan dimanapun selalu saja kemarahan dan dendamnya di bawa-bawa..!! Ada yang menyadarinya - karena memang ia telah memutuskannya, ada juga yg tidak benar-benar menyadarinya, karena ia belum sungguh-sungguh mengampuni..!!


Pengampunan, sebenarnya adalah perintah Tuhan bagi qt manusia.. Lukas 6:37 "Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni." Bahkan setiap qt sebagai manusia, qt tentu pernah BERDOA, dan berharap doa qt di jawab oleh Tuhan yg mendengar dan menjawab doa.. Tapi tahukah qt tentang perintah Tuhan dalam Markus 11:25 "Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."


Berilah dan kamu akan di beri.. Sesungguhnya manfaat dari mengampuni akan langsung di terima oleh siapapun juga yang memberi pengampunan dengan sungguh.. Damai, Suka Cita, dan tentu saja Sebuah Awal yang Baru.. Maukah Anda memiliki Damai?.. Suka Cita?.. Dan Awal yang Baru - tidak lagi di kuasai oleh kemarahan dan dendam terhadap siapapun yang pernah melukai Anda?.. Dapat memulai kehidupan dengan kelegaan yang tidak dapat di beli oleh uang sebanyak apapun?.. Kuncinya adalah memberikan pengampunan dengan sungguh-sungguh!!


Periksalah hidup qt masing-masing!! Apakah dalam 10 Tahun terakhir ini ada orang yang tidak lagi ingin berbicara kepada qt, karena qt telah melukai dan menyakitinya?.. Segeralah juga adakan pemberesan..


Mengampuni adalah - Aku tidak akan mengunakannya lagi untuk menyerang di kemudian hari.. -Ps. Jeffrey Rachmat-

Selasa, 27 Oktober 2009

Anda Adalah Sikap Anda & Sikap Anda Adalah Anda.

Seorang anak manusia yang sedang dilanda kesedihan dan kesukaran hidup, berkata : Tuhan, bisakah kehidupan ini berhenti saja! Cukup Tuhan, aku sudah tidak sanggup lagi! Aku mohon padaMu Tuhan - sekarang! [sambil menangis dalam ke putus-asaannya]

Bapa di Surga menjawab : "Anak-Ku Semua hal yang engkau 'minta' tidak akan Aku penuhi - meskipun Aku sanggup melakukan segala hal.. tetapi ketahuilah rahasia kebenaran ini - Aku menaruh dalam dirimu pembuat perbedaan.. Pembuat perbedaan ini sungguh-sungguh akan membuat perbedaan dalam kehidupanmu - dalam segala hal yang engkau alami.. Pembuat perbedaan ini dibangun oleh sudut pandangmu [keyakinan mu] - sudut pandangmu akan menentukan semua keputusan-keputusanmu - keputusan-keputusanmu akan menentukan semua tindakan-tindakanmu - dan tindakan-tindakanmu akan menentukan hasil dari kehidupanmu.. Pembuat perbedaan itu adalah SIKAP.. Engkau tidak bisa memilih apa-apa saja yang akan terjadi di dalam perjalananmu memenuhi tujuan-Ku atas kehidupanmu, tetapi engkau selalu dapat memilih - apakah engkau akan berSIKAP menang atau berSIKAP kalah.. Semua itu akan memberikan perbedaan di dalam kehidupanmu.. Sikap itu kuberikan kepada semua orang termasuk engkau anak-Ku, dengan cuma-cuma, engkaulah yang harus memutuskan - apakah engkau akan bersikap positif atau bersikap negatif.. Ingatlah ini baik-baik : keduanya akan mendatangkan perbedaan dalam kehidupanmu.. Ketahuilah, Aku senantiasa berharap engkau memilih bersikap menang dan positif.." - Bapamu yang mengasihimu -

Rabu, 14 Oktober 2009

Tanda-Tanda Yang Ada Di Jalan Keberhasilan Adalah Selalu Kegagalan

Apakah itu adalah ribuan eksperimen yang tidak berhasil atau ribuan kejatuhan dari balok keseimbangan, tanda-tanda yang ada di jalan keberhasilan adalah selalu kegagalan. Semakin jauh Anda melangkah, semakin banyak kegagalan yang akan Anda alami. Itulah kalimat yang membuat saya kaget ketika saya membaca buku The Difference Maker -John C Maxwell.

Saya berpikir dan merenungkan kalimat ini! Saya merasa bingung dengan kalimat tersebut! Mengapa ,tanda-tanda di jalan keberhasilan adalah selalu kegagalan'? Selama ini saya berpikir bahwa orang yang berhasil di dalam hidupnya, selalu mendapatkan 'kemudahan-kemudahan'. Dengan kata lain, Tuhan selalu membuatnya berhasil dalam segala hal yang dia lakukan. Tidak harus mengalami kegagalan demi kegagalan terlebih dahulu. Sepertinya mudah saja bagi mereka untuk berhasil dan mendapatkan keuntungan dalam hal-hal yang mereka kerjakan.

Saya kemudian teringat akan teman2 saya dan juga orang-orang yang berhasil dalam kehidupannya menurut pandangan saya. Sebut saja Mario dan Maria. Suami istri ini adalah pasangan muda yang cukup sukses dalam bisnisnya. Tiga bidang usaha-nya berkembang dengan pesat. Mobil yang tadinya hanya dua buah, dengan cepat bertambah menjadi empat mobil. Rumah yang tadinya hanya satu, bertambah menjadi dua rumah juga satu tanah yang mereka berhasil miliki. Melihat mereka, saya menilai mereka ini adalah orang-orang yang di berkati Tuhan. Itulah pandangan yang ada di kepala saya mengenai keberhasilan. Selalu berhasil dalam segala hal yang di kerjakan tangannya.

Waktu berlalu, kalimat dalam buku ini masih saya renungkan juga. kemudian saya mulai mengerti, mengapa 'jalan menuju keberhasilan di tandai dengan kegagalan'. Saya merenungkannya seperti ini, saat saya belajar bermain gitar, dan berusaha untuk dapat menyanyikan sebuah lagu yang mudah, yang hanya terdiri dari tiga kunci, berapa kali saya salah memijit kuncinya, dan juga salah pindah kuncinya. Hingga akhirnya setelah ratusan kali mencoba dan mencoba, salah dan salah, mengulangnya lagi & lagi, akhirnya saya bisa memainkannya dengan baik.

Begitu saya mampu memainkan lagu mudah tersebut dengan baik, saya mempelajari lagu-lagu lain yang tingkatannya lebih sulit lagi dari lagu pertama yang saya pelajari. yang terjadi masih sama, yaitu salah dan salah lagi. Tetapi saya tidak berhenti dan menyerah, dengan berlatih terus menerus dan sekalipun selalu mengalami kesalahan, pada akhirnya saya bisa juga memainkan lagu-lagu tersebut dengan baik.

Begitu juga ketika akhirnya saya memutuskan untuk belajar bermain Drum. Memainkan satu irama saja, pada awalnya saya salah dan salah, tetapi karena saya tidak menyerah dan terus melatihnya, akhirnya saya bisa memainkan irama tersebut. Bahkan sampai saat ini, setiap kali saya mempelajari irama-irama tertentu atau lagu-lagu yang akan saya mainkan masih saja saya melakukan kesalahan demi kesalahan. Tetapi walaupun demikian saya tetap tidak berhenti untuk terus mencobanya, sampai saya fasih memainkannya.

Melalui hal inilah saya akhirnya memahami, bahwa memang benar jika tanda-tanda yang ada di jalan keberhasilan adalah selalu kegagalan. Dalam buku The Difference Maker, dikatakan lagi seperti ini : "Orang yang tertarik pada keberhasilan harus belajar untuk melihat kegagalan sebagai bagian yang sehat dan tak terhindarkan dari proses untuk mencapai puncak. Anda harus belajar untuk benar-benar melihat kegagalan sebagai seorang sahabat, teman keberhasilan. Jika Anda tidak sedang gagal, maka Anda mungkin tidak benar-benar bergerak maju. Anda hanya melakukan apa yang biasa, dan aman."

Kegagalan memang tidak terhindarkan dalam perjalanan kita menuju apapun yang hendak kita capai dalam kehidupan ini. Tetapi jangan kemudian kita mengartikannya, bahwa hidup kita bisa bebas sebebas-bebasnya. Tanpa aturan. Tidak mentaati perintah-perintah Tuhan. Sehingga gagal dan jatuh kedalam dosa, itu bukan merupakan masalah. Memang benar jika dalam hidup ini, dalam mencapai impian-impian kita, ataupun dalam menghidupi kerinduan kita untuk senantiasa mengasihi Tuhan, kita pasti akan melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan demi kegagalan. Tetapi itu tidak harus membuat kita memiliki cara berpikir yang salah, sekalipun Tuhan adalah maha pengampun, itu tidak kemudian membuat kita tidak mau bertumbuh dan menjadi pribadi yang terus menjadi lebih baik lagi setiap harinya! jangan menganggap murah kasih dan pengampunan Tuhan! Ingatlah bagaimana Tuhan telah mengasihi kita dengan hebatnya! Saya rasa kegagalan di sini adalah kegagalan yang akan membuat kita menuju semakin dekat dengan keberhasilan juga kepenuhan hidup yang Tuhan janjikan kepada setiap kita yang mengasihinya.

Akhirnya, "jika kita membiarkan kegagalan menjatuhkan kita dan kita berhenti berusaha, kita telah menjadi penghuni rumah kegagalan. Itu adalah tempat dimana tidak seorang pun seharusnya tinggal".
-John C Maxwell-

Keep Learning & Keep Growing..!!